Beranda Berita KPU Kabupaten Way Kanan Mengikuti FGD dilaksanakan oleh KPU RI,Kamis 20 Mei...

KPU Kabupaten Way Kanan Mengikuti FGD dilaksanakan oleh KPU RI,Kamis 20 Mei 2021

14
0

Blambangan Umpu, 20 Mei 2021. Bertempat di Aula KPU Way Kanan, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Way Kanan mengikuti kegiatan Focus Group Discusion (FGD),di ikuti langsung oleh, Refki Dharmawan selaku Ketua KPU way kanan, Doan Endedi, I Gede Klipz Darmaja, Tri Sudarto,Noprisyah Harianto dan Staff Teknis, dengan tema “program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan” yang dilaksanakan oleh KPU RI melalui zoom metting. Acara dimulai dari pukul 10.00 sampai dengan Selesai.

Program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) merupakan sarana Pendidikan Pemilih masyarakat desa yang berkesinambungan guna meningkatkan pengetahuan dan kepedulian terhadap Pemilu dan Pemilhan guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan pemilihan.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat I Dewa Raka Sandi, menjelaskan program DP3 ini sebagai pilot projek, nantinya setiap Propinsi memilih dua desa untuk dijadikan sebagai desa peduli pemilu dan pemilihan.

Sesuai dengan UU N0. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Pasal 448 ayat (1), ayat (2) huruf b dan ayat (3) huruf c: Pemilihan umum diselenggarakan dengan partisipasi masyarakat yang dapat dilakukan dalam bentuk Pendidikan Politik bagi pemilih dengan ketentuan bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut perlu dilakukan kegiatan-kegiatan yang inovatif yang dapat menyadarkan mereka tentang pentingnya pemilu dan pemilihan, sehingga dikemudian hari masyarakat dapat menjadi masyarakat yang cerdas dan masyarakat yang sadar politik.

Adapun tujuan Program Desa Pemilu dan Pemilihan (DP3) adalah ;

1. Membangun kesadaran politik masyarakat agar menjadi pemilih yang berdaulat;
2. Mengedukasi masyarakat dalam memfilter informasi, sehingga masyarakat tidak mudah termakan isu hoaks terkait kepemiluan;
3. Menghindarkan masyarakat pada praktek politik uang yang sering terjadi menjelang pemilu/pemilihan; dan
4. Meningkatkan kuantitas dan kualitas partisipasi pemilih
5. Membentuk kader yang mampu menjadi penggerak dan penggugah kesadaran politik masyarakat

Harapan untuk Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 KPU Provinsi/Kab dapat melakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat, guna meningkatkan Partispasi Pemilih.