Beranda Berita KPU Way Kanan Melantik Sekretariat PPK Pada Penyelenggaraan Pilkada Way Kanan Tahun...

KPU Way Kanan Melantik Sekretariat PPK Pada Penyelenggaraan Pilkada Way Kanan Tahun 2020

665
0

Blambangan Umpu. KPU Way Kanan melantik Sekretariat PPK dalam penyelenggaraan Pilkada Way Kanan tahun 2020 di Aula KPU Way Kanan Jumat (6/3).
Sebanyak 42 orang secretariat PPK dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan,SH disaksikan perwakilan Bawaslu, seluruh Komisioner, Sekretaris KPU Way Kanan, perwakilan KPU Propinsi Lampung dan Ketua PPK se Way Kanan.

Ketua KPU mengatakan bahwa pelantikan hari ini menindaklanjuti Keputusan Ketua KPU RI no:66/2020 tanggal 4 Pebruari 2020 perihal Pedoman Teknis Pembentukan PPK, PPS, PPDP dan KPPS dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Di mana khusus untuk secretariat PPK juga dilakukan pelantikan oleh Ketua KPU yang sebelumnya tidak ada seremoni pelantikan Sekretariat PPK ini. Hal ini perlu dipahami bahwa, dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 ini, Sekretariat PPK ini selain melaksanakan tugas rutin sebagai ASN sesuai tupoksinya, juga memikul tanggungjawab mensukseskan Pilkada di masing-masing kecamatan dengan membantu tugas-tugas PPK di tingkat kecamatan. Tugas Sekretaris PPK yaitu:
a. Membantu pelaksanaan tugas PPK;
b. Memimpin dan mengawasi kegiatan Sekretariat PPK;
c. Melaksanakan tugas yang ditentukan oleh PPK;
d. Memberikan pendapat dan saran kepada PPK

Staf Sekretariat PPK urusan Teknis Penyelenggaraan mempunyai tugas menyiapkan teknis penyelenggaraan Pemilihan. Staf Sekretariat urusan Tata Usaha, keuangan dan logistik Pemilihan mempunyai tugas menyiapkan segala urusan tata usaha, pembiayaan, administrasi PPK, dan pertanggungjawaban keuangan, dan menyimpan bukti kas pembiayaan Pemilihan untuk kegiatan PPK, dan menyiapkan perlengkapan Pemilihan berserta kelengkapan administrasi.

Dalam menjalankan tugas ini, tentunya dibutuhkan sinergitas antara PPK dan Sekretariat, saling berkordinasi, saling dukung dan meninggalkan ego masing-masing demi kelancaran tahapan Pilkada. Yang tua harus bisa momong yang muda, yang muda bisa menjaga perasaan yang tua. Intinya saling bekerja sama secara baik.