Beranda Berita Kunjungan Kerja KPU Way Kanan ke KPU Sleman

Kunjungan Kerja KPU Way Kanan ke KPU Sleman

437
0
User Comments

www.kpu-waykanan.go.id. KPU Way Kanan melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Sleman pada hari Kamis, 6 April 2017. Kunjungan ini terkait dengan studi banding pembentukan Rumah Pintar Pemilu (RPP) yang menjadi program dari KPU Pusat walaupun pada dasarnya KPU Way Kanan bukan salah satu dari proyek percontohan (pilot projec), namun hal tersebut tidak menyurutkan keinginan KPU Way Kanan untuk membentuk RPP seperti yang dicanangkan KPU Republik Indonesia. KPU Kabupaten Sleman dipilih dikarenakan RPP KPU Kabupaten Sleman pada tahun lalu mendapat prestasi sebagai yang terpintar di kategori aktifitas dan inovasi kegiatan serta sejumlah prestasi lainnya.

Rombongan KPU Way Kanan yang terdiri dari ketua, berserta seluruh anggota, Sekretaris dan Kasubbag Program dan data beserta staf, diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Shidqi, S.Th.I. M.Hum yang didampingi oleh komisioner lainnya, Indah Sri Wulandari, SE., M.Sc yang mengetuai Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Humas.

Acara diawali dengan pengantar dari Ketua KPU Kabupaten Way Kanan, Iskardo P Panggar, SH., MH  dengan memperkenalkan seluruh rombongan yang turut serta. Iskardo menyampaikan bahwa tujuan dan maksud kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Sleman adalah untuk belajar tentang Rumah Pintar Pemilu yang telah  direncanakan dalam program  KPU Kabupaten Way Kanan tahun 2017 yang akan dinamakan NUWA DEMOKRASI.  “ Kami ingin sekali mendapat informasi, pengetahuan dan bimbingan tentang pengelolaan RPP ini, karena dari informasi yang didapat, bahwa RPP KPU Kabupaten Sleman merupakan yang terbaik di Indonesia.” Ungkap Iskardo.

Untuk terwujudnya RPP yang akan diberi nama NUWA DEMOKRASI KPU WAY KANAN, Iskardo menjelaskan bahwa KPU Way Kanan berkordinasi dengan pihak lain. “ dan alhamdulillah  Pemerintah Kabupaten Way Kanan mendukung kegiatan ini”. Demikian tutup Iskardo.

Acara dilanjutkan dengan sambutannya ketua KPU Sleman dengan diawali memperkenalkan seluruh Anggota KPU yang diketuainya yang terdiri dari Imanda Yulianto, S.Sos, sebagai Ketua Divisi Hukum, Pengawasan antar Lembaga, Aswino Wardhana ketua divisi Umum, Logistik, Keuangan dan Rumah Tangga, Haryanta, S.P Ketua divisi Teknis Penyelenggara,  Indah Sri Wulandari, SE., M.Sc Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Humas.

Ahmad Shidqi melanjutkan dengan menjelaskan tentang gambaran umum Rumah Pintar yang diterapkan di KPU Sleman adalah bahwasanya konsepsi yang diterapkan adalah memanfaatkan seluruh ruang yang sudah ada dengan memasang dan menyusun alat peraga yang berisikan segala informasi tentang kepemiluan. “yang kita genjot untuk memaksimalkan  rumah pintar itu adalah fungsinya, yaitu melakukan pendidikan pemilih, sehingga mengapa KPU RI itu memberikan apresiasi lebih kepada aktivitas.”tegas shidqi.

Pemaparan tentang Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Sleman disampaikan oleh  Indah Sri Wulandari, SE., M.Sc. Komisioner yang membidangi divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Humas. Dalam pemaparannya Indah mengatakan bahwa konsep dasar pengelolaan rumah pintar ini adalah dilaksanakan dengan menyesuaikan regulasi yang ada sebagai pedoman dasar  lalu dikembangkan. Hal dimaksud tertuang dalam PKPU Nomor 5 tahun 2015 tentang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, yang di  dalamnya menjelaskan bahwa KPU bisa bekerjasama dengan beberapa pihak lain dalam melaksanakan pendidikan politik. Keterbatasan ruang yang ada tidak membatasi untuk menjadikan Rumah Pintar Pemilu yang baik.

Terkait sasaran partisipasi masyarakat, Indah menjelaskan bahwa KPU Sleman menyentuh sepuluh segmen kelompok masyarakat, walaupun dalam anggaran pilot projec hanya terdapat dua segmen, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat KPU Sleman untuk mengaplikasikan sampai dengan sepuluh segmen dimaksud. Strategi yang digunakan yaitu dengan bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mendapatkan anggaran tambahan, diantaranya yang pernah dilakukan yaitu kerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Sebagai contoh kegiatan dengan melaksanakan cerdas cermat tentang kepemiluan dan demokrasi untuk perempuan yang inklusif, karena selama ini kalau untuk tingkat SMA atau SMP itu sudah biasa. Walaupun kegiatan ini merupakan kegiatan yang low cost, namun kuncinya adalah semangat dan komunikasi yang baik dengan semua SDM KPU Kabupaten yang ada, dalam hal ini Ketua dan Sekretarislah  yang sangat berperan aktif, demikian tutup Indah.

Acara ditutup dengan pemberian cindera mata oleh ketua  KPU Way Kanan ke Ketua KPU Sleman yang dan dilanjutkan berkeliling melihat tampilan Rumah Pintar Pemilu KPU Sleman.