Beranda Berita GANGGUAN KESEHATAN, KELELAHAN, HINGGA MENINGGAL DUNIA DIALAMI OLEH PENYELENGGARA DI WAY KANAN

GANGGUAN KESEHATAN, KELELAHAN, HINGGA MENINGGAL DUNIA DIALAMI OLEH PENYELENGGARA DI WAY KANAN

149
0
pemeriksaan kesehatan oleh pihak puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten way kanan kepada pihak penyelenggara pemilu (kpu way kanan)

Way Kanan – Banyak penyelenggara alami kelelahan, KPU kordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Setelah pencoblosan Rabu 17 April 2019, penyelenggara Pemilu di tingkat TPS, PPS, PPK dan KPU secara marathon menyelesaikan tahapan rekapitulasi di masing-masing wilayahnya.
Akibat proses yang sedemikian panjang dan melelahkan, banyak di antara penyelenggara yang mengalami gangguan kesehatan, kelelahan dan ada yang meninggal dunia.
Seperti yang dialami PPK Way tuba Joko Supriyadi yang sempat menjadi korban pembegalan dengan kerugian 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion saat bimtek Tungsura tgl 3 April lalu, jelang pleno tingkat PPK dirinya drop dan sakit karena kelelahan dan sudah dirawat oleh tenaga kesehatan Puskesmas Waytuba. Juga dengan Rico Anggara anggota PPK Way Tuba yang disengat kelabang usai tertidur disamping kotak suara yang baru dipulangkan dari Kampung.


Demikian pula dengan Alm.Paidi yang bertugas sebagai tenaga ketertiban TPS 3 Negara Harja Kec. Pakuan Ratu yang meninggal dunia tgl 17/4 karena kelelahan.
Kecelakaan penyelenggara dialami Nurwani Anggota KPPS, TPS 4 Kampung Pakuan Ratu Kec. Pakuan Ratu yang mengalami kecelakaan saat hendak pleno PPK, mengalami Patah Kaki, luka robek di kening 5 jahitan diduga akibat mengantuk dan kelelahan.
Mengantisipasi korban bertambah akibat kelelahan dan kurang tidur, ketua KPU berkordinasi dengan Kadis Kesehatan yang meminta pendampingan tenaga kesehatan di semua kecamatan. Hal ini sudah direspon dengan penerjunan tenaga kesehatan yang mengecek kondisi para petugas PPK, TNI-Polri, Pengawas dan Saksi yang ada di tempat pleno kecamatan.
Tak luput juga tenaga kesehatan menyambangi KPU dan Bawaslu, dimana sebanyak 30 staf KPU secara marathon melakukan scan dan upload C1siang dan malam sejak tanggal 19 April. Rata-rata keluhan yang dialami adalah kurang tidur, darah rendah, pusing dan darah tinggi.