Beranda Berita Sosialisasikan Pemilih Cerdas, PPK Waytuba Gelar Festival Layang-Layang Demokrasi

Sosialisasikan Pemilih Cerdas, PPK Waytuba Gelar Festival Layang-Layang Demokrasi

196
0

layang

WAYTUBA,Kpuwaykanan.go.id – Langit di atas lapangan sepak bola kampung Way Pisang Kecamatan Waytuba semarak dengan hiasan ragam warna dan bentuk layang-layang dalam ajang Festival layang-layang demokrasi pilkada Way Kanan persembahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Waykanan bersama PPK Way tuba.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 10 sampai 11 Oktober tersebut mampu menarik minat puluhan peserta dari kampung-kampung yang ada di kecamatan setempat.

Taufiqul Mukarrom, S.Kom ketua PPK Waytuba mengatakan bahwa ada 2 kategori layangan yang diperlombakan yakni petakan dan layang-layang hias. Untuk syarat dan ketentuan kategori petakan sendiri dinilai dari adu gesek dengan menggunakan sistem gugur, Sementara itu untuk layangan hias penilaiannya dilihat dari bentuk dan ukurannya, bagaimana lepas landasnya, keindahan dan ketenangan diudara, akrobatik atau manuver diudara serta pendaratannya.

Selain sebagai ajang sosialisasi pilkada kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan permainan rakyat tempo dulu di dalam atraksi udara. Mari bersama layang-layang kita kibarkan demokrasi pilkada damai di kabupaten waykanan, Ujarnya

Sementara itu Erwan Bustami, SH, MH Pokja Sosialisasi KPU Way Kanan yang hadir bersama komisioner lainnya Refki Dharmawan, Sukindra dan Darul Hafiz mengapresiasi positif dengan adanya kreatifitas festival layang-layang demokrasi tersebut. Sabtu, (10/10/2015)

Festival layang-layang demokrasi ini merupakan rangkaian sosialisasi program pendidikan pemilih cerdas yang di laksanakan KPU dan PPK waytuba, kreasi sosialisasi ini tentunya kita harapkan dapat menarik masyarakat untuk mengunakan hak pilihnya pada rabu 9 desember yang akan datang, selain itu hari ini juga dilaksanakan sosialisasi di SMAN1 Bumi Agung dalam kegiatan Pemilihan Osis.

Mari gunakan waktu lima menit di bilik suara TPS  dengan sebenar-benarnya,  karena itu sebuah kesempatan  untuk memilih pemimpin yang tepat dan yang bisa meneruskan aspirasi masyarakat. Namun perlu dijadikan pedoman bahwa dalam memilih harus berdasarkan hati nurani, bukan karena iming-iming dari calon,” pungkasnya