Beranda Berita Kapolda Lampung Hadiri Deklarasi Pilkada Damai Way Kanan

Kapolda Lampung Hadiri Deklarasi Pilkada Damai Way Kanan

161
0

BLAMBANGAN UMPU, Kpu-waykanan.go.id – Setelah sukses menggelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut dan karnaval, KPU Waykanan juga sukses menggelar acara Deklarasi pemilu damai yang diselenggarakan di halaman sekretariat KPU setempat pada, Kamis, (27/8).

Acara yang selain dihadiri kedua pasangan calon, baik pasangan Bustami- Adinata dan pasangan Adipati-Edward beserta masing masing tim pemenangannya juga dihadiri Kapolda Lampung Brigjen Pol Edwarsyah Pernong, anggota DPR RI Marwan Cik Hasan, Pj Bupati Waykanan Albar Hasan Tanjung, Panwaslu beserta Forkopimda Waykanan.

Iskardo.P Panggar.SH MH Ketua KPU WayKanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa gelaran acara deklarasi pemilukada damai ini di laksanakan agar pesta demokrasi di bumi ramik ragom WayKanan dapat berjalan dengan tentram dan damai.

“Kami yakin bahwa kedua putra-putra terbaik WayKanan yang nantinya akan berkompetisi pada pilkada mendatang bisa menjaga nilai-nilai demokrasi sehingganya pemilu kada di WayKanan dapat berjalan dengan baik dan kami yakin tidak akan mencederai pemilukada yang akan berlangsung nanti.” Ujar Mantan ketua KNPI Waykanan tersebut.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati setempat, Albar Hasan Tanjung meminta masyarakat turut menjaga keamanan. “Silakan berbeda pilihan namun jangan jadikan perbedaan itu pemicu pertikaian,” ujarnya.

Merpati Warnai Deklarasi Pemilukada Damai Waykanan

Disela-sela penendatangan deklarasi tiba-tiba hinggap merpati di atas papan penandatanganan deklarasi.
Hal tersebut membuat semua yang hadir takjub hingga kapolda Lampung, Brigjend. Edward Syah Pernong dalam sambutannya mengatakan bahwa Ini pertanda baik, dalam cerita sebuah novel bahwa merpati tidak pernah ingkar janji. Semoga kedua pasangan kandidat yang hari ini menandatangani deklarasi ini komitmen dan konsekuen terhadap janjinya, sehingganya suasana tetap kondusif dan terkendali.

Saya berharap Kapolres tetap terus berkordinasi dengan KPU dan stakholder lainnya serta memerintahkan pesonelnya menjaga di setiap kotak suara dan harus mengamankan kantor KPU 1 X 24 jam. tegasnya